Perkembangan Teori Atom

 Hallo sobat kimia, pada postingan blog-kimiaitumudah.blogspot.com-kali ini akan membahas tentang Atom, Sejarah Atom dan Teori Atom yang dikemukakan oleh para Filosofis yang merupakan lanjutan dari postingan saya yang sebelumnya, baca selengkapnya ya sampai ke bawah agar dapat memahami dengan benar materi ini!

  Atom adalah suatu satuan dasar materi yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya.
  Atom sendiri  berasal dari bahasa Yunani yaitu "atomos" yang berarti "tidak dapat dibagi". Atom pertama kali dikemukakan oleh Democritus (orang Yunani) pada awal abad ke-4 sebelum masehi. Democritus menyatakan bahwa jika suatu materi dibagi menjadi bagian yang lebih kecil kemudian terus dibagi lagi maka akan sampai pada suatu saat di mana didapat bagian yang sangat kecil yang tidak dapat dihancurkan atau dibagi lagi yang disebut atom.
  Namun, pemikiran filosofis tersebut tidak begitu diterima pada saat itu hingga kemudian dikemukakan lah teori-teori filosofis yang lain, antara lain :

Sejarah Atom


1. TEORI ATOM DALTON
  Teori atom Dalton ditemukan oleh John Dalton dan merupakan teori atom pertama yang dilandasi data ilmiah. Pokok-pokok teori atom Dalton adalah sebagai berikut :
  1. Atom merupakan partikel zat atau materi terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
  2. Atom berbentuk/digambarkan seperti bola sederhana yang berukuran sangat kecil.
  3. Suatu unsur tersusun dari atom-atom yang sama, sedangkan senyawa tersusun dari atom-atom yang berbeda sesuai unsur penyusunnya.
  4. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana.
  5. Reaksi kimia merupakan pemisahan, penggabungan, atau penyusunan kembali atom-atom sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
2. TEORI ATOM THOMSON

   J.J. Thomson menggambarkan model atomnya setelah dia menemukan sinar katode. Dia menyimpulkan bahwa atom adalah bola padat bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif. Model atom Thomson seperti kismis(elektron) yang melekat pada roti(atom).


3. TEORI ATOM RUTHERFORD

 Teori atom Rutherford muncul berdasarkan eksperimen hamburan sinar alfa dari uranium. Kesimpulannya adalah atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif seperti tata surya. Kelemahan dari model atom Rutherford adalah teori ini tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.


4. TEORI ATOM BOHR

 Niels Bohr, melakukan percobaan spektrum hidrogen untuk memperbaiki teori atom Rutherford. Hasil percobaan Bohr adalah elektron-elektron mengelilingi inti atom yang terdiri dari Proton dan Neutron pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi.



5. TEORI ATOM MEKANIKA KUANTUM (MODERN)

 Teori Atom Mekanika Kuantum didasarkan pada dualisme sifat elektron yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel.
Menurut de Broglie, cahaya dapat berperilaku sebagai materi dan berperilaku sebagai gelombang (dikenal dengan istilah dualisme gelombang partikel).
Menurut Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti.
Erwin Schrodinger mengajukan teori yang disebut teori atom mekanika kuantum ”Kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti yang dapat ditentukan adalah kemungkinan menemukan elektron sebagai fungsi jarak dari inti atom”.

 Kemudian Werner Heisenberg mengemukakan bahwa metode eksperimen yang digunakan untuk menemukan posisi atau momentum suatu partikel seperti elektron dapat menyebabkan perubahan, baik pada posisi, momentum atau keduanya.

 Teori Schrodinger dan prinsip ketidakpastian Heisenberg melahirkan model atom mekanika kuantum sebagai berikut :
1. Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti.
2. Atom mempunyai kulit elektron.
3. Setiap kulit elektron memiliki subkulit elektron.
4. Setiap subkulit elektron memiliki sub-sub kulit elektron.

Kesimpulan Mengenai Model Atom Mekanika Kuantum

Model atom mekanika kuantum didasarkan pada:
1. elektron bersifat gelombang dan partikel, oleh Louis de Broglie (1923).
2. persamaan gelombang elektron dalam atom, oleh Erwin Schrodinger (1926).
3. asas ketidakpastian, oleh Werner Heisenberg (1927).

Model atom mekanika kuantum

Menurut teori atom mekanika kuantum, elektron tidak bergerak pada lintasan tertentu. Berdasarkan hal tersebut maka model atom mekanika kuantum adalah sebagai berikut:
a) Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton dan neutron, dan elektronelektron mengelilingi inti atom berada pada orbital-orbital tertentu yang membentuk kulit atom, hal ini disebut dengan konsep orbital.
b) Dengan memadukan asas ketidakpastian dari Werner Heisenberg dan mekanika gelombang dari Louis de Broglie, Erwin Schrodinger merumuskan konsep orbital sebagai suatu ruang tempat peluang elektron dapat ditemukan.
c) Kedudukan elektron pada orbital-orbitalnya dinyatakan dengan bilangan kuantum.


References

Mipa, b. (2018, Mei). Model/Teori Atom Mekanika Kuantum: Pengertian, Gambar, Kekurangan dan Kelebihannya. Retrieved from blog mipa web site: https://blogmipa-kimia.blogspot.com/2018/05/model-atom-mekanika-kuantum-modern.html
Sasrawan, H. (2012, Agustus). 5 Perkembangan Teori Atom. Retrieved from Hedi Sasrawan Web site: https://hedisasrawan.blogspot.com/2012/08/perkembangan-teori-atom-artikel.html



34 comments:

  1. Materinya mudah dimengerti, semangat buat posting materi baruu.. Di tunggu

    ReplyDelete
  2. tampilannya menarik keren wkwk bermanfaat juga. lanjutkan

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Ilmu yang sangat bermanfaat kak

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Sangat bagus sekali isinya karena hampir semuanya ada,semangat terus bangun blognya

    ReplyDelete
  7. πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete